Unik, Ini Cara Kerja Mesin Decanter di Pabrik Kelapa Sawit

Unik, Ini Cara Kerja Mesin Decanter di Pabrik Kelapa Sawit

Mesin Decanter juga dikenal sebagai Mesin Centrifuge. Banyak ditemui di pabrik kelapa sawit, mesin ini berada di stasiun klarifikasi. Fungsinya, adalah memisahkan cairan atau suspensi berdasarkan berat jenisnya. Karena mempunyai fungsi yang sama dengan mesin klarifikasi, maka mesin decanter juga bisa dialihfungsikan untuk komponen lain. Namun karena harganya yang kurang bersahabat, mesin ini jarang ada di pabrik kelapa sawit. Padahal, mesin ini juga bisa dijadikan salah satu alat investasi dalam bisnis kelapa sawit.

Spesifikasi decanter

Berbeda dengan mesin lain, keberhasilan mesin decanter tidak bisa ditentukan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilannya, seperti kesesuaian antara komponen yang akan dipisahkan dengan rasio yang ada di dalamnya. Maka, untuk memastikan keberhasilannya, mesin ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Mesin decanter 3 fase. Tugas dari mesin ini adalah memisahkan suspensi yang di dalamnya terdapat komponen minyak, komponen cair serta komponen padat.
  • Mesin decanter 2 fase. Komponen yang bisa dipisahkan dalam mesin ini hanya yang terdiri dari 2 komponen, yaitu padat dengan air atau padat dengan minyak. Namun mesin ini lebih fleksibel, karena bisa ditempatkan di bagian hilir klarifikasi, bagian hulu, atau di bagian tengah.

Tugas mesin decanter

Mesin ini berhubungan dengan bagaimana cara memisahkan cairan yang beraneka rupa agar tidak tercampur. Pada pabrik kelapa sawit, mesin decanter akan memproses crude oil (cairan minyak) yang berasal dari tank crude oil. Pada mesin ini akan dipisahkan bahan yang padat dan bagian yang masih berupa serat halus. Bagian kecil yang ikut terbawa dari proses pengepresan pun akan disaring ulang sehingga akan menghasilkan minyak yang lebih ringan.

Cara kerja mesin decanter

Cara kerja mesin decanter ialah memanfaatkan gaya sentrifugal. Di dalam mesin ini terdapat sebuah silinder yang akan berfungsi sebagai poros separator. Cairan yang masuk dalam silinder ini akan membentuk sebuah putaran yang akan berputar bersama silinder. Selanjutnya, kecepatan putaran yang dihasilkan akan membentuk gaya sentrifugal dan memisahkan komponen yang masuk di dalam silinder. Untuk kecepatan, bisa disesuaikan dengan berapa banyak komponen yang masuk, serta sesuai kebutuhan.

Penempatan mesin decanter

  • Hulu sebelum settling tank. Decanter yang diletakkan di sini akan bekerja dengan keseimbangan dan membutuhkan buffer tank tambahan yang posisinya ada di atas decanter.
  • Tengah sebelum sludge separator. Cairan yang muncul dari settling tank akan diolah dalam decanter dan menghasilkan phase padat yang dibuang, phase minyak dipompa ke settling tank, sementara phase cair dialirkan ke sludge tank
  • Hilir klarifikasi. Di sini, decanter akan berfungsi sebagai sludge separator yang memisahkan lumpur minyak dan air. Kedua jenis decanter dapat diletakkan pada bagian ini.
  • Hilir klarifikasi pengganti oil purifier. Oil purifier berfungsi sebagai alat yang akan memurnikan minyak dengan cara memisahkan minyak dan non minyak. Tujuannya, memisahkan minyak yang bersih tanpa harus bingung kehilangan minyak pada phase padat.

Jika Anda sedang mempelajari lebih lanjut tentang mesin decanter, Anda dapat merujuk ke beberapa makalah decanter yang akan membantu proses pemahaman Anda. Pilihlah yang valid dan memenuhi kebutuhan Anda dalam mengenal mesin decanter lebih lanjut. Mulai dari cara perawatan decanter, hingga bagaimana cara pengefisiensian decanter sehingga dapat digunakan secara maksimal.

Stasiun Digester dan Press, Awal Pengambilan Minyak Pada Pabrik Kelapa Sawit

Stasiun Digester dan Press, Awal Pengambilan Minyak Pada Pabrik Kelapa Sawit

Kelapa sawit melewati beberapa tahap pengolahan sebelum menjadi minyak dan siap dikonsumsi. Salah satu stasiun yang akan dilewati kelapa sawit dan juga menjadi tahap pengolahan adalah stasiun press pabrik kelapa sawit. Ada pula yang menyebutnya dengan station digester and press, yang merupakan stasiun pertama diambilnya minyak dari buah dengan cara melumat dan mengempa. Proses ini dilakukan oleh alat yang bernama digester, di mana di dalamnya ada alat bernama screw press yang merupakan salah satu alat inti dalam proses pengolahan kelapa sawit.

Fungsi digester pada pabrik kelapa sawit adalah mengaduk brondolan buah kelapa sawit untuk memisahkan serabut kelapa serta melepaskan minyak dari oil bearing cells. Bentuknya sendiri adalah sebuah bejana, yang lengkap dengan lengan pengaduk panjang, dan lengan pengaduk panjang. Keduanya mempunyai fungsi untuk merajang buah. Digester juga dilengkapi dengan pemanas yang membantu kerja screw press agar jauh lebih mudah. Karena volume isi digester berpengaruh pada minyak yang hilang, maka disarankan digester tidak terlalu penuh agar tidak menghambat kerja screw press nantinya.

Kapasitas mesin screw press cukup bervariasi. Ada screw press p10, screw press p15, screw press p20, bahkan ada yang hingga p30. Untuk mengupayakan hasil terbaik, maka kondisi screw press harus terus dijaga, karena di dalamnya terdapat banyak screw press part. Komponen yang terdapat pada mesin screw press terdapat dalam berbagai ukuran, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Jika Anda ingin mendapat hasil minyak yang baik, atau memastikan spare part dapat digunakan seumur hidup, maka pastikan memperhatikan perawatan yang diberikan kepada screw press. Komponen dalam mesin screw press pun berbeda sesuai dengan kapasitasnya. Berikut sebagai contoh komponen mesin press kelapa sawit dengan kapasitas 10 ton/jam merk CB – MODIPALM.

Kapasitas 10 ton/jam:

Part No Description
1 Hydraulic cylinder (Rexroth)
2 Lock nut
3 Stabiliser
4 Cone guide
4a Cone guide bush c/w lock nut
5 U coupling ( Locking Plate C)
6 Lengthening Shaft Stopper
7 Adjusting cone
8 Worm lengthening shaft
8a Cast Iron Bush
10 Hot water pipe
11 Press cage 3×4 c/w 22,000 holes
12a Worm screw (L.H.S) – C/steel Hollow
12b Worm screw (R.H.S) – C/steel Hollow
12a Worm screw (L.H.S) – 3% Chrome Molly -H
12b Worm screw (R.H.S) – 3% Chrome Molly-H
13 Tie rod c/w nut
13a Tie rod Nut LHS/RHS
14 Strainer plate (s/s)
15 Oil seal 150
16 Wearing plate
17 Bearing cover plate
19 Oil seal 120
20 Spherical roller bearing 22224
21 Spur gear c/w Harden
22 Drive shaft (R.H.S) Assab 709
23 Drive shaft (L.H.S) Assab 709
24 Spacer
25 Spherical thrust bearing 294
26 Spherical thrust bearing 293
27 Spherical roller bearing 2
28 Oil seal 130
28a Oil seal 100
29 Locking collar
29a Thrust ring (outside)
30 Taper spacer
30a Main shaft Lock Nut
30b Main Shaft Lock Washer
31 Left hand cover
32 Right hand cover
33 16″ dia. flexible coupling
34 Gearbox
35 30 kW TEFC squirrel cage motor
36 Gearbox pulley
37 Motor pulley

38 Coupling cover
39 Pulley cover
40 V-belt
41 Cone section (Bare Unit)
42 Intermediate Body ( Bare Unit)
43 Split spur gearbox (Bare Unit)
Key for drive shaft
Key for drive shaft
22&23 Drive Shaft (LHS &RHS) 760

Spare part mesin kelapa sawit sudah banyak dijumpai di Indonesia, sehingga memudahkan produsen kelapa sawit untuk memperolehya ketika ada kerusakan. Sebuah bukti, bahwa anak bangsa pun bisa menghasilkan barang yang berkualitas sama baiknya dengan buatan negara luar.

Seluk Beluk Screw Press, Mesin Inti di Pabrik Kelapa Sawit

Seluk Beluk Screw Press, Mesin Inti di Pabrik Kelapa Sawit

Screw press pada pabrik kelapa sawit merupakan salah satu jenis mesin inti yang berperan penting pada proses pengolahan kelapa sawit. Fungsi screw press pada pabrik kelapa sawit sendiri adalah, untuk memberikan tekanan serta memeras berondolan kelapa sawit yang telah dicincang untuk mendapatkan minyak kasarnya. Dengan bantuan pisau-pisau pelempar, kelapa sawit diaduk secara bertahap. Setelahnya, akan dimasukkan ke dalam feed screw conveyor lalu memberikan dorongan untuk masuk ke mesin pengempa. Tekanan yang diberikan screw press akan membuat minyak keluar dan dipisahkan dari serabut dan bijinya.

Satuan screw press sawit adalah ton TBS/jam. Ukuran yang digunakan akan menyesuaikan dengan kapasitas olahan pabrik. Screw press pabrik kelapa sawit terbagi menjadi beberapa bagian inti, di mana masing-masing bagian mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda satu sama lain. Antara lain:

  1. Double screw. Terbuat dari bahan baja tuang, double screw mempunyai ukuran yang berbeda tergantung kapasitas olah. Sistem kerjanya adalah double screw mempunyai batas waktu tertentu hingga penggantian spare part selanjutnya. Kecuali, jika screw patah artinya harus diganti dengan segera.
  2. Press silinder. Atau, ada juga yang menyebutnya dengan istilah press cage. Terbuat dari plat baja yang ditambahkan plat mild steel dengan tebal 8 mm agar lebih kokoh. Seperti kacamata, press silinder terdiri dari dua bulatan yang terhubung di bagian tengahnya. Pada bagian ini, serabut daging buah sawit tidak ikut tersaring ke cairan minyak yang sudah melewati proses tekanan. Bagian luar screw press terbuat dari plat mild steel dengan ketebalan minimal 10 mm yang berbentuk kotak, serta mempunyai pintu di bagian kanan, kiri dan atas. Di bagian atas ada 2 pintu yang mempunyai fungsi berbeda. Satu pintu untuk melihat kondisi press silinder, sementara yang lain untuk menghubungkan screw press dengan corong umpan digester.
  3. Gear box. Letaknya ada di bagian belakang body screw press. Di dalamnya ada screw utama dan screw kedua yang dihubungkan dengan gear agar putaran doube screw berlawanan arah. Sayangnya di bagian ini sering terjadi beberapa masalah, seperti minyak pelumas yang kurang, patahnya bearing akibat tekanan yang berlebihan, dan juga kualitas bearing yang tidak sesuai.
  4. Hydraulic double cone. Alat ini ditambahkan pada screw press agar mampu memberikan tekanan lawan kepada daya dorong double screw di ampas kempa. Selanjutnya, minyak akan keluar dari massa pressed melalui press silinder.

Sama seperti mesin lain yang ada di pabrik kelapa sawit, screw press juga harus mendapat perawatan. Tipe perawatan mesin screw press cukup beragam, mulai dari perawatan harian, perawatan mingguan, hingga perawatan bulanan. Perawatan ini disebut dengan perawatan pencegahan ayng tujuannya mencegah kerusakan pada mesin screw press, sehingga diharapakan mesin dapat beroperasi dengan lancar dan tidak menjadi hambatan dalam proses produksi. Selain itu, dengan adanya perawatan pencegahan dapat diprediksi kapan kira-kira screw press harus diperbaiki, diganti atau diservis. Jika perawatan yang dilakukan benar, maka akan memperpanjang masa guna screw press dan tentu menghemat pengeluaran pabrik.

Namun jika kondisi screw press sudah memburuk dan tidak dapat digunakan lagi, segera dapatkan screw press dan menggantinya dengan yang baru. Ada cukup banyak toko yang jual screw press dan terbuat dari bahan berkualitas. Alat dalam keadaan bagus, bisnis pun dapat terus berjalan lancar.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821 / 082110867733
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information