Tipe Gearbox Di Pabrik Sawit Beserta Fungsinya

Mesin di pabrik kelapa sawit tidak berdiri sendiri melainkan terdiri dari suatu kesatuan. Yang mana satu kesatuan tersebut merupakan kumpulan dari beberapa sparepart yang saling bekerja sama. Pengertian sparepart sendiri adalah merupakan suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen memiliki fungsi tertentu. Salah satu spare part terpenting dalam mesin pabrik kelapa sawit yaitu gearbox. Banyak tipe gearbox di pabrik sawit yang digolongkan berdasarkan penggunaannya.

Definisi Gearbox

Setiap komponen alat atau mesin berat tak jarang akan mengalami kerusakan, baik dari komponen yang bentuknya kecil hingga komponen yang bentuknya besar sekalipun. Gearbox adalah salah satu komponen dalam mesin di pabrik kelapa sawitnya yang cukup berperan penting. Gearbox termasuk dalam komponen untuk men-suply dengan komponen asli sehingga menjamin life timen/umur spare part didalamnya.

Tipe GearBox Di Pabrik Sawit

Beragam tipe Gearbox memang dibuat untuk dapat bertahan pada lingkungan yang paling menantang sekalipun. Tetapi tidak menutup kemungkinan gearbox dapat mengalami kerusakan begitu pula pada komponen mesin pabrik kelapa sawit lainnya. Maka dari itu perlu memilih spare part gearbox terbaik untuk pabrik sawit yang sedang dijalankan. Kami menyediakan berbagai spare part mesin crew sawit  termasuk segala merek gearbox di pabrik kelapa sawit yang sering digunakan. Berikut ini tipe-tipe gear berdasarkan kecepatannya:

1. Gearbox 30 KW

Pada stasiun kempa atau proses press pada kelapa sawit pengutipan minyak berasal dari buah menggunakan 4 buah mesin digester. Masing-masing mesin memiliki  kapasitas 4500 liter  dan mesin ress dengan kapasitas masing-masing 15 Ton/jam, keduanya akan di gerakkan oleh gearbox dengan kekuatan 30 kW.

2. Gearbox 22 KW

Pemisahan yang dilakukan antara buah dengan janjang kosong dengan menggunakan 2 unit Thresher Drum dan dengan kapasitas masing-masing 45 ton/jam akan di gerakkan oleh gearbox dengan kekuatan 22 kW. Janjang kosong baik yang ada atau tidak langsung di buang namun harus melewati mesin pencacah dan pemeras untuk dapat mengutip sisa minyak.

3. Gearbox 11 KW

Sedangkan pada gearbox dengan 11 KW  digunakan oleh SFB Discharge Regulator & Arch Breaker. Satu komponen discharge auger jenis screw conveyor yang dipasang lengkap dengan packing pelindung uap akan digerakkan oleh reduction gearbox kekuatan 11 kW, dan akan di control oleh panel inverter (variable speed control).

Beragam jenis Gearbox memang dibuat untuk dapat bertahan pada lingkungan yang paling menantang sekalipun. Tetapi tidak menutup kemungkinan gearbox dapat mengalami kerusakan begitu pula pada komponen mesin pabrik kelapa sawit lainnya. Kami menyediakan berbagai spare part mesin crew sawit  termasuk segala merek gearbox di pabrik kelapa sawit yang sering digunakan. Jika salah satu spare part atau komponen pabrik kelapa sawit anda mengalami kerusakan dapat menghubungi kami.

Fungsi Gear Box Di Pabrik Sawit

Secara umum fungsi gearbox di pabrik sawit terdiri dari tiga. Ketiganya ini sangat penting dalam sebuah proses pengubahan kelapa sawit menjadi bahan lainnya. Berikut ini fungsi gearbox di pabrik sawit :

1. Mengubah Tingkat Kecepatan Mesin

Salah satu cara kerja gearbox di pabrik sawit yaitu dapat mengubah tingkat kecepatan mesin. Desain gearbox untuk pabrik kelapa sawit  yang sedemikian rupa dirancang untuk  dapat meningkatkan torsi dan mengurangi kecepatan mesin.

2. Mengubah Momen Sesuai Dengan Kecepatan Mesin

Selain mengubah tingkat kecepatan, gearbox juga berfungsi untuk mengubah momen sesuai dengan kecepatan mesin. Pada putaran mesin diubah menjadi sebuah gerakan naik turun dengan kekuatan dengan lebih besar untuk  dapat mencacah buah kelapa sawit

3. Memundurkan Jalannya Suatu Mesin

Pada dasarnya gearbox ini dapat berfungsi seumur hidup jika digunakan dalam perawatan dan penjagaan yang sesuai. Namun,  komponen mesin yang digunakan terus menerus dan tidak dirawat lama-kelamaan akan mengalami kerusakan. Gearbox yang mengalami kerusakan akan memundurkan fungsi suatu mesin.

Kenali Fungsi Serta Berbagai Tipe Pompa Di Pabrik Sawit

Pompa menjadi salah satu komponen utama yang terdapat di dalam pabrik sawit. Ada berbagai tipe pompa di pabrik sawit yang memiliki fungsi masing-masing tergantung jenisnya. Tentu masih ada banyak yang belum mengerti sebenarnya terdapat jenis pompa apa saja. Untuk itu di sini akan dibahas terkait jenis-jenis pompa yang ada di pabrik sawit.

Namun, sebelum membahas terkait jenis pompa di pabrik sawit ada baiknya mengenal dahulu fungsi pompa di pabrik sawit. Secara umum pompa ada fungsi-fungsi tertentu yang dimiliki pompa pabrik sawit. Simak fungsi dari pompa pabrik sawit dalam ulasan berikut ini.

Fungsi Pompa di Pabrik Sawit

Pompa rupanya menjadi salah satu komponen penting dalam dunia industri kelapa sawit. Pabrik sawit sendiri memiliki berbagai jenis pompa. Setiap pompa memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Namun, secara umum fungsi pompa di pabrik sawit adalah untuk memindahkan cairan dari satu tank ke tank lain.

Tiap-tiap bagian dari tank yang dipindahkan ini memiliki jenis dan juga merek pompa yang berbeda. Biasanya jenis pompa dan merek pompa di pabrik kelapa sawit disesuaikan dengan kebutuhan. Ini karena tidak dapat satu pompa digunakan untuk mengakomodir kebutuhan seluruh bagian pemindahan. Apalagi tiap bagian pengolahan pasti memiliki kondisi minyak kelapa sawit yang berbeda-beda.

Tipe-Tipe Pompa Di Pabrik Sawit

Seperti yang telah dibahas di atas bahwa tipe pompa berbeda-beda tergantung dengan fungsi dan tempatnya akan diaplikasikan. Ini karena cara kerja pompa di pabrik kelapa sawit berbeda untuk tiap tipe. Lalu ada tipe pompa apa saja yang hadir di pabrik kelapa sawit? Berikut beberapa di antaranya.

1. Crude Oil Pump

Pompa yang akan dibahas pertama adalah crude oil pump. Jadi pompa yang satu ini memiliki fungsi untuk memindahkan minyak dari crude oil tank ke distribution tank di bagian atas clarifier.

Crude oil tank sendiri merupakan tangki yang difungsikan untuk menampung serta memanaskan minyak kasar. Sedangkan distirbution tank adalah tangki yang digunakan untuk mendistribusikan crude oil ke bagian clarifier.

2. Oil Feed Pump

Selanjutnya tipe pompa yang ada adalah oil feed pump. Tipe pompa yang satu ini fungsinya untuk memompa minyak yang berasal dari wet oil tank agar berpindah ke purifier. Wet oil tank merupakan sebuah tangki yang berfungsi menampung minyak yang telah dipisahkan di clarifier. Sedangkan purifier alat yang digunakan untuk mengurangi kotoran yang ada pada minyak.

3. Waste Oil Pump

Tipe pompa lain yang akan di bahas di sini adalah waste oil pump. Pompa yang satu ini fungsinya memompa minyak kotor yang berasal dari waste oil tank meunju ke recycle oil tank. Waste oil tank merupakan tempat penampungan minyak kotor dari pemisahan purifier.

4. Vacuum Pump

Kemudian selanjutnya ada vacuum pump. Pada pompa inilah keadaan vakum diciptakan. Ini karena pompa ini berfungsi untuk menghisap air yang ada sehingga terciptalah keadaan vakum di dalam bejana.

5. Dried Oil Transfer Pump

Minyak yang telah dikurangi kadar airnya di dalam vacuum dryer kemudian akan berlanjut menuju ke pompa selanjutnya. Pompa yang dimaksud adalah dried oil transfer pump. Jadi pompa yang satu ini akan membantu mengalirkan minyak melalui magnetic trap untuk selanjutnya dibawa ke storage tank.

Semua pompa yang ada di atas memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing tergantung proses tempat pompa tersebut diletakkan. Tak heran jika desain pompa untuk pabrik kelapa sawit banyak memiliki perbedaan dari desain pompa industri umumnya. Ini karena fungsinya yang berbeda-beda.

Penjelasan seputar tipe-tipe pompa ini tentu akan memberikan pemahaman lebih banyak terkait jenis pompa serta fungsinya. Jika ingin mencari pompa-pompa tersebut pun caranya cukup mudah, karena ada website yang menjual berbagai peralatan pabrik kelapa sawit.

Salah satu tempat yang menjual peralatan pabrik kelapa sawit adalah mesinpks.com. Jadi jika mencari peralatan kelapa sawit, cukup kunjungi website tersebut.

Mengenal Tipe Sterilizer Dan Cara Menghitung Kapasitas Sterilizer Di Pabrik Sawit

Di pabrik Pengolahan Minyak Kelapa Sawit terdapat beberapa stasiun kerja salah satunya yaitu Stasiun Rebusan buah sawit atau dikenal dengan Sterilizer. Sterilizer merupakan bejana bertekanan yang menggunakan uap dengan tekanan sekitar 3,0 kg/cm2, dimana uap ini digunakan untuk merebus buah kelapa sawit segar. Agar lebih mengenal beberapa tipe Sterilizer dan cara menghitung kapasitas sterilizer di pabrik sawit, simak uraiannya berikut ini.

Beberapa Tipe Sterilizer Pabrik Sawit

Secara umum beberapa tipe sterilizer di pabrik sawit terdiri dari: vertical sterilizer, horizontal Sterilizer, continious Sterilizer. Dimana semua jenis ini memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Namun saat ini yang umum digunakan adalah jenis vertical dan horizontal sterilizer. Sterilizer vertikal dinilai jauh lebih efektif, karena mampu melakukan proses perebusan serta pembersihan sekaligus, sehingga lebih efisien dan lebih cepat.

Cara Kerja Sterilizer Horizontal Di Pabrik Sawit

Seperti bahasan sebelumnya, tipe sterilizer yang umum digunakan saat ini adalah vertical sterilizer. Namun kelemahan vertikal sterilizer ini adalah banyaknya TBS yang staging, sehingga pada saat TBS matang maka buah masak bagian atas akan menekan bagian bawah. Hal ini menyebabkan lossis oil (kehilangan minyak) semakin tinggi. Dengan demikian, saat ini sudah banyak pabrik yang beralih ke sterilizer horizontal.

Cara kerja sterilizer Horizontal di Pabrik Sawit di pabrik sawit umumnya menggunakan sistem perebusan triple peak di pabrik sawit ( Sterilizer Horizontal). Waktu yang digunakan untuk 1 siklus adalah 90 menit yang dibagi dalam 3 tahap, yaitu :

  • First Peak, dengan tekanan sampai 1,5 Kg/cm(20 Psi).
  • Second Peak, yaitu dengan tekanan sampai 2,0 Kg/ cm(30 Psi).
  • Third Peak, dengan tekanan sampai 2,8-3,0 Kg/ cm2(40 Psi).

Waktu rebus yang harus diperhatikan setelah puncak pertama dan kedua dalam proses perebusan ini adalah pada puncak yang ketiga yaitu antara 43- 55 menit. Pada waktu ini sangat dipengaruhi oleh kematangan buah, lamanya buah menginap dan tekanan steam.

Sterilizer Horizontal Di Pabrik Sawit

Salah satu keuntungan menggunakan Sterilizer Horizontal adalah Buah tidak bersinggungan langsung dengan dinding, sehingga bahan olah tidak mungkin menyebabkan bejana menjadi korosi. Beberapa komponen Sterilizer Horizontal di pabrik sawit antara lain:

  • Main steam inlet.
  • Auxiliary steam inlet.
  • Kondensat c/w strainer.
  • Deaerasi.
  • Exhaust.
  • Safety valve.
  • Pressure gauge.
  • By-pass kondensate (berbentuk orifice dg diameter 10 mm – 15 mm).

Cara Menghitung Kapasitas Sterilizer Vertical Di Pabrik Sawit

Adapun cara menghitung kapasitas sterilizer vertical di pabrik sawit tergantung dari jumlah tabung sterilizer yang ada di pabrik. Kapasitas sterilizer adalah kemampuan perebusan menyediakan jumlah TBS masak per jam yang siap untuk diproses. Untuk kapasitas sterilizer ini dapat dicari dengan persamaan sebagai berikut :

Kapasitas Sterilizer : S x N x C x 60 / T

dimana :

S          : jumlah tabung rebusan yang ada di pabrik.

N         : jumlah Lori yang dapat ditampung dalam 1 (satu) tabung rebusan.

C         : kapasitas isi masing-masing lori.

T          : waktu proses sterilizer (steam time + waktu buka dan tutup rebusan).

Tujuan Perebusan/Sterilizer Di Pabrik Sawit

Penggunaan Sterilizer pada pabrik sawit dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan tanpa banyak memerlukan tenaga manusia. Adapun tujuan-tujuan lain dari stasiun Sterilizer ini yaitu.

  • Mempermudah proses pelepasan brondolan buah sawit dari TBS.
  • Menghilangkan enzim penghasil asam lemak bebas.
  • Mempermudah proses pelepasan kernel dari cangkangnya.
  • Dehidrasi buah untuk membantu proses digesting atau pelumatan (di mesin digester) serta pengepressan di mesin screw press .
  • Membantu proses pemecahan emulsi.

Itulah beberapa uraian mengenai tipe dan cara menghitung kapasitas sterilizer di pabrik sawit. Jika ingin mencari peralatan pabrik sawit yang lengkap, sekarang tidak perlu repot repot ke luar negeri karena sudah ada produsen yang berasal dari Indonesia. Salah satunya yaitu PT. Kharismapratama Abadisejatindo. Perusahaan ini menyediakan peralatan pabrik sawit yang lengkap dengan kualitas terbaik di Indonesia.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821 / 082110867733
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information