Mengapa Boiler Pada Pabrik Kelapa Sawit Banyak yang Meledak?

Mengapa Boiler Pada Pabrik Kelapa Sawit Banyak yang Meledak?

Keselamatan pekerja saat bekerja adalah hal penting yang harus dijamin oleh perusahaan. Kabar meledaknya mesin boiler yang sering menghiasi media cetak ataupun berita di televisi tentu memberikan keresahan bagi produsen dan juga pekerja. Kecelakaan bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada pekerja yang sudah terhitung ahli. Penyebabnya beragam, bisa seperti  ketelodoran sumber daya manusia yang menggunakan boiler, atau karena terjadi hal-hal yang memicu boiler meledak dan di luar kendali manusia.

Hal ini yang mengakibatkan perusahaan melakukan seleksi dan tidak asal pilih kandidat untuk bekerja di pabrik kelapa sawit. Lowongan kerja operator boiler pabrik kelapa sawit bukanlah lowongan yang umum kita lihat seperti lowongan kerja lain, karena memang tidak sembarang orang dapat menghandle boiler dengan tepat. Produsen pun tidak mau rugi, karena bukan rahasia lagi jika harga boiler untuk pabrik kelapa sawit begitu fantastis. Sekali ada kerusakan atau boiler sampai meledak, biaya yang harus dikeluarkan tidaklah sedikit.

Beberapa hal yang dapat memicu boiler di pabrik kelapa sawit meledak adalah:

  1. pipa yang telah menipis akibat korosi sehingga membuat tekanan bertendensi untuk meledak
  2. adanya bagian yang sudah tidak layak, yaitu katup dan manometer
  3. bagian dalam boiler pun harus secara rutin diperiksa, karena jika sudah tidak layak digunakan juga bisa memicu boiler untuk meledak.

Prinsip kerja boiler di pabrik kelapa sawit harus sesuai dengan standart yang telah ditentukan. Selain itu, komunikasi antar pegawai yang menjalankan boiler harus terjalin dengan baik. Penting pula untuk memperhatikan jenis dan boiler didistribusikan dari mana. Pilihan untuk boiler yang bagus ada banyak di pasaran, maka perbanyaklah referensi sebelum memutuskan boiler mana yang akan Anda beli. Jangan hanya memperhatikan segi kapasitas boiler tersebut, tapi juga perhatikan kualitas serta harga.

Prinsip kerja boiler pada pabrik kelapa sawit juga bergantung pada bahan bakar yang digunakan. Apakah sudah sesuai, atau justru kurang. Banyak yang menyepelekan tentang bahan bakar, padahal ini menjadi poin penting yang juga bisa memicu ledakan terjadi. Jadi sebisa mungkin mendapat perhatian dan harus diteliti dengan baik. Setidaknya, Anda harus paham bagaimana cara menghitung kebutuhan bahan bakar boiler. Ada dua cara yang dapat digunakan, yaitu dengan metode langsung dan tidak langsung. Pada metode pertama yaitu metode langsung lebih bersifat matematis, maka diperlukan orang yang sudah ahli. Metode kedua juga membutuhkan perhitungan yang rinci, namun lebih berpacu pada angka kerugian dan kredit energi. Keduanya bisa digunakan, namun metode tidak langsung banyak dipilih oleh produsen dengan boiler besar, sementara yang menggunakan boiler kecil adalah yang menggunakan metode langsung.

Masih berkaitan dengan bahan bakar boiler, bahwa ada bagian lain bernama boiler takuma water tube. Terletak di bagian dalam air, ini adalah sebuah penggerak yang berkaitan dengan korosi, yang bisa menyebabkan boiler meledak. Jika terjadi kerusakan pada bagian ini harus segera mendapatkan perbaikan agar tidak terjadi hal yang lebih buruk.

Akhirnya, keselamatan para pegawai bergantung pada ketelitian pegawai dalam bekerja. Jika memang dirasa boiler sudah tidak mumpuni dan sudah waktunya diganti, maka bisa segera diajukan pembelian boiler yang baru agar rasa was-was dalam bekerja dapat diantisipasi. Sumber daya manusia yang memadai berpadu dengan alat yang mumpuni dan berkualitas baik, maka tidak ada lagi ketakutan akan kecelakaan selama bekerja.

Mengenal Boiler, Jantung Pada Pabrik Kelapa Sawit

Mengenal Boiler, Jantung Pada Pabrik Kelapa Sawit

Indonesia adalah Negara yang kaya.Kekayaan alamnya tidak akan habis tujuh turunan. Dari ujung keujung, pulau-pulaunya menyimpan begitu banyak hasil alam yang cukup untuk memenuhi kebutuhan warganya.Salah satu hasil alam yang banyak dihasilkan Indonesia dan bisa menjadi salah satu bahan ekspor adalah kelapa sawit.Sebut saja Kepulauan Riau, Provinsi Sumatera, Provinsi Kalimantan danProvinsi Sulawesi yang menjadi daerah penghasil kelapa sawit paling besar di Indonesia.

Olahan kelapa sawit yang paling besar adalah berupa minyak.Konsumsinya sendiri biasa digunakan oleh warga dalam negri, namun ada pula yang diekspor keluar negri. Namun tahukah, sebelum siap untuk diekspor kelapa sawit harus mengalami pengolahan terlebih dahulu. Pada sebuah pabrik, kelapa sawit diolah dan siap diedarkan kemana saja hasil bumi sesuai permintaan. Di pabriknya, kelapa sawit dipastikan diolah dengan benar sehingga tetap berkualitas bagus saat sampai di tempat.

Adalah boiler, yang menjadi jantung pada pabrik pengolahan kelapa sawit.Bagian boiler pabrik kelapa sawit berfungsi untuk memanaskan air yang nantinya digunakan untuk membangkitkan listrik dengan menggunakan turbin kelapasawit. Perawatan boiler pabrik kelapa sawit ternyata tidak sesederhana yang kita bayangkan. Sedikit saja terjadi kesalahan pada bagian boiler pabrik kelapa sawit, maka akan berimbas pada kualitas boiler yang ada di pabrik. Harganya pun cukup fantastis, nggak heran jika produsen kelapa sawit akan memberikan sikap sangat protektif kepada mesin boiler ini.

Untungnya, di zaman yang canggih sekarang ini sudah ada jasa perawatan boiler. Mereka bisa dibilang menjadi sang ahli dan paham benar bagaimana memperlakukan mesin ini. Jika ada kerusakan dan masih bisa diperbaiki, para produsen diharapkan segera meminta bantuan kepada jasa servis boiler untuk menghilangkan keluhan. Harapannya, adanya jasa servis boiler ini akan membuat produsen tidak dengan mudah mengeluarkan uang untuk membeli boiler yang baru. Tapi, apakah hanya boiler satu-satunya jantung atau alat yang memegang fungsi besar pada pabrik kelapa sawit?

Selain boiler, ada juga screw press, alat yang bermanfaat besar pada pabrik kelapa sawit. Dengan kemampuannya, screw press mampu menekan kelapa sawit dengan tidak biasa. Komponen pada screw press sangat beragam dan bisa ditemui dengan mudah. Boiler dan screw press disebut sebagai duo mesin yang paling baik dalam mengolah kelapa sawit. Penasaran, bagaimana cara kerja boiler dan juga screw press pada pabrik kelapa sawit?

  1. kelapa sawit ini cukupbisa untuk turbin uap, pemanas ruangan, hingga sebagai mesin kelapa sawit sangat besar, sehingga cukup multifungsi. Nggak heran, boiler disebut sebagai jantungnya pabrik kelapa sawit
  2. Screw press. Beda halnya dengan boiler yang multifungsi,screw press bekerja mengubah kelapa sawit menjadi barang jadi dengan cara seperti menekan yang Anda akan memisahkan minyak kasar yang ada pada kelapa sawit dengan biji dan ini mempunyai 2 tabung di ujungnya dan dapat bergerak maju-mundur sesuai dengan kebutuhan.

Kedua alat ini tidak hanya dianjurkan ada di pabrikkelapa sawit, melainkan juga ada di semua pabrik. Melihat fungsinya yang begitu besar, nggak heran deh harga dari kedua mesin ini cukup fantastis. Di dalam pabrik kelapa sawit juga ada beberapa Anda penasaran sekokoh apasih mesin boiler dan screw press? Anda bisa temukan gambar boiler pabrik kelapa sawit di mesin pencarian dengan mudah.

Sekilas Tentang Komponen dan Fungsi Peralatan yang Ada di Pabrik Kelapa Sawit

Sekilas Tentang Komponen dan Fungsi Peralatan yang Ada di Pabrik Kelapa Sawit

Boiler pada pabrik kelapa sawit memegang banyak fungsi. Selain menjadi sumber tenaga, boiler juga menjadi sumber uap yang nantinya digunakan untuk mengolah kelapa sawit. Mesin besar ini juga bisa banyak ditemukan selain di pabrik kelapa sawit. Bagi Anda yang penasaran dan tidak mempunyai akses untuk masuk ke dalam pabrik, Anda bisa menemukan gambar boiler pabrik sawit di mesin pencarian dengan mudah.

Apalah arti pabrik kelapa sawit tanpa boiler di dalamnya. Cara kerja boiler pabrik sawit adalah dengan mengubah air menjadi uap, yaitu dengan cara pemanasan. Panas yang dibutuhkan berasal dari pembakaran bahan bakar yang ada di ruang bakal ketel uap. Tentunya boiler pada pabrik kelapa sawit tidak bekerja sendiri dalam proses pembakaran ini, melainkan juga dibantu oleh alat lain yang bernama turbin uap. Kualitas uap di sini sangat terjaga, karena ada banyak alat yang juga bergantung pada uap yang dihasilkan.

Dalam pabrik kelapa sawit, ada pembagian yang terdiri dari 11stasiun, di mana masing-masing stasiun akan melakukan pekerjaan masing-masing. Antara lain:

  1. Stasiun penerimaan buah. Stasiun ini adalah stasiun paling awal, di mana kelapa sawit disortir dan juga menjadi tempat penimbunan tandan buah segar sebelum diolah lebih lanjut.
  2. Stasiun rebusan kelapa sawit. Selanjutnya, di stasiun ini kelapa sawit akan direbus dengan waktu, tekanan, suhu, dan juga sistem yang telah ditetapkan.
  3. Stasiun penebah. Menggunakan peralatan utama bernama Thresser Drum, kelapa sawit akan dirontokkan dari buahnya.
  4. Stasiun kempa. Ada dua alat yang digunakan pada stasiun ini, yaitu digester dan screw press. Kelapa sawit akan diperas dan dilepaskan dari tandannya.
  5. Stasiun pemurnian minyak sawit. Masuk pada stasiun ini, kelapa sawit akan dipisahkan minyak dari kotoran dan unsur lain, dengan catatan meminimalkan minyak yang hilang.
  6. Stasiun pabrik biji. Ampas kelapa sawit yang terdiri dari serabut dan biji pun diolah. Serabut akan dijadikan bahan bakar ketel uap, dan biji diolah lebih lanjut.
  7. Stasiun pengolahan air. Air yang masuk ke dalam boiler harus melewati stasiun ini. Kerjanya adalah untuk mengurangi dan menghilangkan garam, kotoran dan gas yang tidak larut dalam air.
  8. Stasiun ketel uap (stasiun boiler pabrik kelapa sawit). Mesin pada stasiun ini terbuat dari baja, namun untuk ketel uap yang berukuran kecil, biasanya terbuat dari tembaga atau kuningan.
  9. Stasiun pembangkit. Stasiun ini menjadi pembangkit listrik utama dengan menggerakkan seluruh peralatan pengolahan kelapa sawit. Di sini menggunakan turbin uap, yang tujuannya untuk menenkan biaya operasional, karena turbin digerakkan oleh boiler dan tidak menggunakan bahan bakar seperti solar atau bensin.
  10. Stasiun pengolahan limbah. Limbah pada stasiun ini terbagi menjadi dua, yaitu limbah padat dan limbah cair. Untuk perombakan air limbah dilakukan melalui reaksi kimia dan juga reaksi biokimia.
  11. Stasiun penimbun dan pengiriman CPO. Pada stasiun ini, CPO siap dikirimkan dari storage tank menuju kapal tanker CPO yang ada di pelabuhan.

Umumnya, setiap stasiun kerja mempunyai alat dengan merk tertentu yang diunggulkan. Indonesia sudah mulai memproduksi sendiri beberapa merk yang digunakan pada masing-masing stasiun, namun ada juga yang masih membeli alat dari Negara lain. Perawatan mesin di masing-masing stasiun penting diperhatikan, agar kualitas olahan kelapa sawit tetap baik, dan mesin bisa bertahan dalam waktu lama.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821/ 08561937055 / 0821108677322
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information