News Update

×

Message

Failed loading XML... Opening and ending tag mismatch: hr line 1 and body Opening and ending tag mismatch: body line 1 and html Premature end of data in tag html line 1

Mengenal Bagian-Bagian Boiler Pada Pabrik Kelapa Sawit

Mengenal Bagian-Bagian Boiler Pada Pabrik Kelapa Sawit

Gambar boiler pabrik kelapa sawit pasti sudah banyak dijumpai oleh mereka yang memang bekerja atau berbisnis pada bidang ini. Jika merujuk pada gambarnya, boiler terbagi menjadi beberapa bagian. Setiap bagian ini bekerja sesuai fungsi masing-masing, yang pada akhirnya mengolah kelapa sawit menjadi bahan siap pakai. Mengenal bagian boiler kelapa sawit akan memudahkan Anda dalam mempelajari kinerjanya dalam pabrik kelapa sawit.

Untuk perawatan boiler pabrik kelapa sawit sendiri memang harus dilakukan secara rutin dan harus diperhatikan jangka waktunya. Biasanya, bisa dilakukan perawatan mingguan atau bulanan untuk memastikan setiap komponennya masih layak pakai. Ada tiga belas bagian boiler yang harus diperhatikan, sehingga proses boiler pabrik kelapa sawit tetap bias berjalan seperti semula tanpa ada gangguan.

  1. Ruang bakar (dapur). Bahan bakar akan dibakar di bagian ini dan menghasilkan gas panas. Terdapat beberapa lubang yang menjadi tempat keluar masuknya udara pembakaran agar dapat terjadi pembakaran sempurna. Pada ruangan ini dikelilingi oleh banyaknya tube air yang mampu menyerap uap panas hasil produksi steam
  2. Upper drum. Terbuat dari low karbon steel dengan campuran chrome, vanadium, dan molybdenum. Fungsinya adalah untuk menampung air umpan yang akan didistribusikan ke pipa air pembangkit steam, dan menampung uap dari pipa pembangkit
  3. Header air umpan. Berbentuk silinder bejana yang diletakkan di sekeliling dapur dan di bawah fire grade yang ada di dinding depan boiler. Fungsinya untuk menampung air umpan dan mendistribusikan ke pipa air pembangkit uap
  4. Header
  5. Tube air pembangkit uap. Di sini, air akan diubah menjadi uap dengan pemanasan gas dari dapur. Tube disusun sedemikian rupa agar bisa menerima panas secara maksimal
  6. Downcomer pipe. Pipa ini tidak memperoleh pemanasan dari gas panas. Tugasnya mengalirkan umpan boiler dari upper drum ke header, upper drum ke drum bawah, dan upper drum ke header.
  7. Tube superheater. Uap kering dinaikkan ke uap superheat dengan panas 2800 ke 3000 Celcius. Isinya adalah uap dari upper drum yang selanjutnya dipanaskan oleh gas panas dan didistribusikan ke header uap. Selanjutnya, akan digunakan oleh turbin
  8. Multicyclone Dust Collector. Fungsinya menangkap abu yang tidak sengaja terbawa gas panas, sehingga tidak langsung terbuang ke udara
  9. Cerobong asap. Gas sisa pembakaran akan dibuang di sini. Serta, fungsi lainnya adalah menurunkan suhu gas panas dari dapur sebelum dibuang.
  10. Ekonomiser. Temperatur air umpan akan dinaikkan di sini dengan memanfaatkan sisa gas panas.
  11. Air heater. Berfungsi untuk menaikkan temperature pembakaran yang terjadi di dapur boiler.
  12. Insulasi.Bagian ini akan menjaga keamanan lingkungan dan efisiensi boiler. Serta, panas yang hilang karena tingginya temperatur dapur boiler akan dikurangi di sini.
  13. Peralatan pemisah air dan uap. Ada tiga tipe yang digunakan, yaitu dry pipe, chevron drier, dan cyclone separator. Ketiganya mempunyai fungsi yang berbeda-beda, namun secara umum akan memisahkan bulir air yang terbawa uap saat memasuki upper drum.

Biasanya, kapasitas boiler kelapa sawit ada di angka 20 ton/jam dengan efisiensi boiler sebesar 75%. Ketel uap atau boiler pada pabrik kelapa sawit sendiri dibagi menjadi dua, yaitu ketel pipa air dan ketel pipa api. Produsen dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Memilih Kontraktor Pabrik Sawit, Tidak Boleh Asal Pilih Lho!

Memilih Kontraktor Pabrik Sawit, Tidak Boleh Asal Pilih Lho!

Kw: Kontraktor Pabrik Sawit, kontraktor pabrik kelapa sawit di Medan, kontraktor pabrik kelapa sawit Surabaya, kontraktor pabrik kelapa sawit di Jakarta, kontraktor pabrik kelapa sawit Medan.

Banyaknya pabrik kelapa sawit membuka sebuah lapangan pekerjaan baru, yaitu kontraktor pabrik sawit. Hal ini pun berbanding lurus dengan banyaknya manfaat kelapa sawit serta tingginya permintaan akan hasil kelapa sawit. Fakta ini membuat Indonesia mendapat predikat sebagai salah satu penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi menjadi beberapa daerah yang menjadi pusat perkembangan kelapa sawit.

Bukan hanya itu, dengan fakta ini lapangan pekerjaan sebagai kontraktor pabrik sawit pun bertambah. Namun seperti dua sisi mata uang, ini membawa dampak positif dan dampak negatif sekaligus. Selain memudahkan pemilihan kontraktor, ini juga membuat Anda tidak boleh asal pilih kontraktor. Pilih yang professional dan sudah tidak asing dengan bisnis kelapa sawit, karena akan memudahkan proses kerjasama. Umumnya, kontraktor pabrik kelapa sawit di Medan adalah mereka yang sudah berpengalaman.

Hal serupa juga ditemukan pada kontraktor pabrik kelapa sawit Surabaya, yang kebanyakan sudah berpengalaman. Jika saat ini Anda juga sedang mencari kontraktor pabrik kelapa sawit di Jakarta, perlu diperhatikan beberapa trik agar Anda memperoleh kontraktor professional, antara lain:

  1. Mencari konsultan. Tujuannya, untuk membuat studi proyek pembangunan pabrik minyak kelapa sawit, mendapatkan beragam informasi umum, mampu membantu proses pembangunan pabrik sawit beserta desain pabrik kelapa sawit yang diinginkan, ada pihak yang memberikan saran untuk rekrutmen sumber daya manusia terbaik, dan juga konsultan berperan melakukan training terhadap sumber daya manusia
  2. Mencari kontraktor. Kontraktor nantinya akan menghandle pembangunan pabrik sawit. Polanya ada dua, yaitu sistem sewa kelola pihak owner atau pemilik modal membeli semua material untuk pembangunan pabrik kelapa sawit, atau turn key project pemilik modal, yaitu pembuat pabrik sawit memborong semua komponen kerja serta iku membeli mesin kelapa yang berkualitas
  3. Ruang lingkup kontraktor. Bagi Anda yang masih belum begitu paham sejauh apa batasan atau ruang lingkup pekerja kontraktor pembangunan pabrik kelapa sawit, adalah sebagai berikut. Yaitu membangun berdasarkan building drawing dengan menyiapkan manual book operasi pabrik, hingga memberikan pengetahuan tentang safety environment. Lalu melakukan pengadaan material oleh kontraktor pembuatan pabrik kelapa sawit, pengadaan mesin, terlibat dalam pembuatan, perakitan, hingga pemasangan mesin, test run dan commissioning dan pemeliharaan pabrik kelapa sawit selama kurun waktu satu tahun atas semua pekerjaan mekanikal, pemipaan dan elektrikal di beberapa stasiun kerja

Persebaran jasa kontraktor serta konsultan memang tidak merata, namun Anda bisa dengan mudah menemukan mereka. Apalagi di daerah yang sudah memproduksi kelapa sawit, dan memiliki pabrik kelapa sawit dengan jumlah besar. Contohnya, kontraktor pabrik kelapa sawit Medan yang jumlahnya ada banyak serta sudah professional dalam menangani berbagai job. Zaman sekarang, pembangunan serta pengelolaan pabrik kelapa sawit sudah banyak dikerjakan sepenuhnya oleh kontraktor dan juga konsultan.

Dari segi kuantitas memang kontraktor pabrik sawit jumlahnya ada banyak, namun dari segi kualitas tidak semuanya sama. Produsen dituntut jeli untuk memilih agar tidak salah pilih. Cara termudah, adalah dengan menyelidiki latar belakang perusahaan tersebut secara menyeluruh. Siapa rekanannya, berapa lama sudah berdiri, dan apa nilai lebih dari perusahaan tersebut. Anda bisa menilai, apakah kontraktor dan konsultan ini cukup professional atau tidak. Hati-hati, jika salah pilih Anda bisa mendapat masalah besar. Pilih juga konsultan dan kontraktor yang kreatif, agar bisa membantu dalam membuat desain pabrik kelapa sawit terbaru, sehingga Anda dan karyawan dapat bekerja dengan efektif.

Kelebihan dan Kekurangan Vertical Sterilizer dan Horizontal Sterilizer

Kelebihan dan Kekurangan Vertical Sterilizer dan Horizontal Sterilizer

Kw: pintu rebusan, pintu rebusan sawit, packing pintu rebusan, karet pintu rebusan, jual packing pintu rebusan

Stasiun perebusan pada pabrik kelapa sawit akan memproses daging buah kelapa sawit menjadi lunak, sehingga partikel cair bisa terpisah dari partikel padat saat proses pengepresan. Enzim pectin yang ada di buah pun dimatikan, ini juga menjadi faktor yang mempermudah buah lepas dari tangkainya. Secara umum, proses kerja yang terjadi di stasiun perebusan dimulai dari mengeluarkan udara di dalam bejana, melunakkan daging buah, dan memberikan jarak kernel dengan kulit dan terakhir, membuang steam.

Kenapa udara harus dikeluarkan? Karena sifatnya yang mampu menjadi penyalur panas yang buruk, sehingga kalor dari steam lebih mudah sampai ke daging buah. Jika proses pemisahan ini tidak berhasil, maka proses pembuangan udara harus dikerjakan dua kali. Mesin perebusan dibagi menjadi beberapa jenis didasarkan dua kriteria, yaitu berdasarkan posisinya dibagi menjadi horizontal, vertical, dan miring. Sedangkan jika dibedakan berdasar bejananya, dibagi menjadi tabung dan bola. Berbeda bentuk akan membedakan posisi pintu rebusan dalam mesin sterilizer. Ukuran pintu rebusan sawit pun bervariasi didasarkan pada bentuknya. Karet pintu rebusan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan sterilizer di stasiun perebusan.

Melihat kepada dua jenis mesin perebusan yaitu horizontal dan vertical, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Produsen tentu bisa memilih mesin mana yang akan digunakan sesuai kebutuhan dalam pabrik.

 1. Vertical sterilizer

Kelebihan: mampu mengurangi biaya perawatan pabrik, alasannya tidak membutuhkan lori, rel, kapstan, hoisting crane serta beragam aksesorisnya. Ini akan menghemat energi utama di stasiun perebusan.

Kekurangan: risiko kehilangan minyak cukup tinggi. Hal ini diakibatkan beberapa faktor pendukung, yaitu ada cukup banyak tandon buah sawit yang menumpuk, sehingga hasil perebusan lebih lembek. Vertical sterilizer hanya bisa dibersihkan seminggu sekali, sehingga lubang saringan di bagian bawah mudah tersumbat, akibatnya banyak kondensat yang tertinggal. Selain itu vertical sterilizer yang dibantu air akan bersenggolan dengan buah, dan hampir semua tandon buah sawit tidak sepenuhnya bersih dari kotoran tanah.

2. Horizontal sterilizer

Kelebihan: tidak menggunakan scraper conveyor, sehingga tidak butuh rantai berharga mahal. Kondensat pun lebih sedikit, buah-buahnya pun bisa disimpan di lori agar tidak menumpuk di loading ramp.

Kekurangan: rail track yang ada di rebusan bisa mudah memuai, adanya transfer carriage untuk transisi jalur lori, adanya transfer carriage untuk transisi jalur lori, serta dibutuhkan crane untuk menuang buah, serta waktu perebusan yang lebih lama. Ini diakibatkan waktu pembuangan udara yang juga berpengaruh di pembuangan.

Beberapa hal yang memegang pengaruh dalam stasiun perebusan, yaitu kualitas steam, pengaturan steam, serta waktu perebusan. Kualitas steam harus stabil, dalam arti tidak boleh naik turun, apalagi sampai ada dalam kondisi drop. Serta, kualitas air juga harus baik karena akan berpengaruh saat proses perebusan berlangsung.

Packing pintu rebusan dibuat dari bahan berkualitas, sehingga ikut menunjang proses perebusan yang terjadi. Jika Anda menemui kerusakan pada pintu rebusan, segera ganti dengan yang baru. Kini ada banyak yang menjual jual packing pintu rebusan. Karya anak bangsa pun sudah ada yang diperjualbelikan dan siap bersaing dengan hasil Negara lain. Anda bisa mendapatkan dengan mudah. Namun agar tidak semakin menambah biaya produksi, pastikan melakukan pemeriksaan secara rutin agar kerusakan kecil dapat dicegah dan tidak membesar. Selamat menimbang, dan semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821/ 08561937055 / 0821108677322
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information