Seluk Beluk Screw Press Pabrik Kelapa Sawit yang Tidak Sederhana

Seluk Beluk Screw Press Pabrik Kelapa Sawit yang Tidak Sederhana

Kw: screw press pabrik sawit, screw press pabrik kelapa sawit, screw press pada pabrik kelapa sawit, fungsi screw press pada pabrik kelapa sawit, perawatan screw press, jual screw press

Screw press pabrik sawit dikenal juga dengan nama alat kempa. Minyak sawit dapat dihasilkan dengan mekanisme pengempaan yang memakai pelarut solvent extraction. Sayangnya penggunaan solvent extraction ini membuat minyak tidak jernih dan mengandung zat chlorophyll, xanthophyll, dan masih banyak lagi. Zat-zat ini akan sulit dihilangkan dalam proses bleaching, inilah mengapa ada ekstraksi minyak yang disebut pengempaan.

Screw press pabrik kelapa sawit dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Batch pers. Kelapa sawit yang masuk di mesin ini ditekan dengan logam plunger. Alat yang digunakan adalah pers spindle. Tekanan yang lebih tinggi bisa didapatkan dengan sistem hidrolik, yang notabene lebih cepat dibanding jenis skrup spindle. Selain itu, juga lebih bertenaga dibandingkan jenis manual.
  2. Screw press. Dengan memanfaatkan putaran dari double screw press dan screw press cage minyak dikeluarkan dari gumpalan fibre. Selain itu, tekanan ke depan dari adjusting cone juga memanfaatkan tenaga hidrolik. Meski perawatan screw press sudah dilakukan secara rutin, tetap saja screw press berpotensi rusak denga cepat.

Berbicara tentang screw press, ada yang percaya bahwa semakin tinggi rasio pericarp dengan biji, maka efisiensi gaya dalam proses pemerasan buah akan semakin tidak sempurna. Ini juga menjadi alasan kenapa pabrik yang mengolah buah Tenera tidak bisa menggunakan hydraulic press. Ini dianggap kurang ekonomis, dan dalam perkembangan kelapa sawit yang menanamkan Tenera, membutuhkan pembaharuan dalam ekstraksi minyak yaitu dengan memakai screw press.

Efisiensi ekstraksi dipengarhi oleh beberapa hal yang berkaitan dengan screw press pada pabrik kelapa sawit, antara lain:

  1. Jenis screw press. Secara umum screw press pabrik sawit dibagi menjadi tiga, yaitu speichim, usine de wecker dan stork. Ketiganya membawa hasil yang berbeda dari masing-masing ekstraksi.
  2. Tekanan kerja screw press. Adanya cone berfungsi untuk membantu mengontrol tekanan lawan. Sayangnya, jumlah biji pecah akan menunjukkan angka yang cukup tinggi dan bisa mempercepat kerusakan screw press. Cara membuat tekanan kerja dan tekanan lawan stabil adalah dengan mengganti gear drive dengan hydraulic transmission.
  3. Air pengencer (dilution water). Untuk memberikan air pengencer pada mesin screw press, tergantung pada jenisnya. Cara memberikan dilution water adalah dengan menyiram cake dalam pressan dari bagian atas, lalu bagian tengah, dan atau chute screw press. Seberapa banyak air yang diberikan juga bergantung pada suhu air pengencer. Jika semakin tinggi air pengencer, maka jumlah yang diberikan akan semakin sedikit.

Secara sederhana fungsi screw press pada pabrik kelapa sawit adalah untuk menekan kelapa sawit yang masuk ke dalam mesin, serta melakukan seleksi pemisahan minyak kasar dari biji dan buah. Bisa dibilang, screw press termasuk alat yang pasti ada di pabrik kelapa sawit. Sudah semakin banyak pihak yang menjual screw press, sehingga Anda yang berbisnis dan bergerak di bidang kelapa sawit tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan alat satu ini.

Terdiri dari beberapa komponen, screw press tersedia dalam kapasitas 10 ton/jam, 15 ton/jam, dan 20 ton/jam. Kapasitas ini harus disesuaikan dengan kapasitas olahan pabrik. Serta, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Screw press, mesin yang termasuk mesin inti di pabrik kelapa sawit ternyata tidak sesederhana yang Anda pikirkan. Butuh pemahaman jika ingin menjalankan atau mengerti detil-detil yang ada di dalamnya.

Sebelum Membeli Mesin Decanter, Perhatikan Hal-Hal Ini

Sebelum Membeli Mesin Decanter, Perhatikan Hal-Hal Ini

Kw: cara kerja mesin decanter, perawatan decanter, efisiensi decanter, makalah decanter, spesifikasi decanter

Mesin decanter yang juga dikenal dengan mesin centrifuge dibagi menjadi dua jenis, yaitu mesin decanter tiga phase dan mesin decanter dua phase. Cara kerja mesin decanter ini tentu berbeda masing-masing jenis. Semua tergantung pada berapa jenis suspense yang dipisahkan dari cairan yang masuk ke mesin decanter.

Cara kerja mesin decanter two phase dapat maksimal saat memisahkan fraksi air dan fraksi padat atau fraksi padat dengan fraksi cairan. Fraksi padat akan dialirkan menuju bak trailer kebun, sedangkan fraksi cair akan diproses lebih lanjut di settling tank. Decanter two phase juga bisa dijadikan mesin pengganti sludge separator. Sedangkan untuk cara kerja mesin decanter three phase akan menghasilkan tiga fraksi yaitu fraksi minyak, fraksi cair dan fraksi padat. Decanter three phase bisa menggantikan kedudukan oil purifier dalam pabrik kelapa sawit.

Kenapa mesin centrifuge yang digunakan? Mesin ini mempunyai putaran yang cukup tinggi, sehingga cairan yang tidak saling melarutkan dapat dipisahkan. Centrifuge akan memisahkan cairan cairan atau cairan dengan bahan padat yang ada dalam komponen. Gaya centrifugal digunakan dalam centrifuge dan menggunakan kekuatan yang begitu besar agar pemisahannya berjalan dengan maksimal. Dua tugas yang dilakukan mesin centrifuge antara lain:

  1. Membersihkan minyak yang dihasilkan dari proses pemisahan pada clarifier tank sebelum dikeringkan di vacumm dryer. Oil purifier yang bertuhas melakukan pemisahan pada tahapan ini
  2. Mesin centrifuge juga berfungsi untuk mengambil minyak yang ternyata masih terikut dengan lumpur dari clarifier tank.

Spesifikasi decanter yang digunakan dalam aplikasi ini adalah Nozzle Separator atau decanter, atau bisa juga kombinasi keduanya. Perbedaannya terletak pada komposisi masing-masing produk yang akan diolah, yaitu:

  • Minyak dari top oil terdiri dari:
  1. Air : lebih kurang 0,75%
  2. Minyak: lebih kurang 99%
  3. Zat padat: lebih kurang 25%
  • Lumpu dari clarifier tank terdiri dari:
  1. Air: lebih kurang 75%
  2. Minyak: lebih kurang 15%
  3. Zat padat: lebih kurang 10%

Decanter, mesin yang di luar negri digunakan sebagai alat pengolahan limbah ini harus diperhatikan betul perawatannya. Perawatan decanter yang rutin akan membantu mesin lebih awet dan berumur panjang, sehingga tidak mengganggu kinerja pabrik. Untuk memahami seluk beluk mesin satu ini memang agak susah, dan Anda dapat mempelajari setiap bagian dan fungsinya di makalah decanter yang kini dengan mudah dapat Anda temukan.

Tidak ada jaminan pasti bahwa pemakaian decanter dalam proses pengolahan kelapa sawit akan berjalan mulus dan lancer. Sejumlah faktor menjadi penghalang keberhasilan proses pemisahan yang juga menjadi tolak ukur kualitas produk kelapa sawit. Faktor terbesar yang mempengaruhi keberhasilan mesin centrifudge adalah keseimbangan antara jumlah yang akan diolah dengan kemampuan atau kapasitas alat yang digunakan. Operator yang menjalankan mesin ini juga harus memperhatikan beragam faktor yang jelas dalam pengoperasian decanter pabrik kelapa sawit.

Anda mungkin menjadi salah satu pemilik pabrik kelapa sawit yang membutuhkan mesin decanter untuk pengolahan kelapa sawit. Pertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan membeli satu merk mesin decanter. Seperti merk, harga, serta kualitas dari mesin. Jangan tergiur dengan harga murah, karena belum tentu mampu memberikan kualitas yang prima pada hasil olahan kelapa sawit. Anda dengan mudah bisa menemukan penjual mesin decanter dengan mudah, dan juga tipe yang sesuai dengan kebutuhan pabrik kelapa sawit Anda. Berbagai fitur pun ditambahkan pada mesin decanter. Ini tentu bisa diandalkan dan memudahkan pengolahan kelapa sawit pada pabrik Anda.

Saling Berkaitan, Ini Manfaat Digester dan Screw Press

Saling Berkaitan, Ini Manfaat Digester dan Screw Press

Kw: fungsi digester pada pabrik kelapa sawit, komponen mesin press kelapa sawit, screw press p15, stasiun press pabrik kelapa sawit, screw press parts, spare part pabrik kelapa sawit

Pada proses pengolahan kelapa sawit ada sebuah proses yang disebut digester atau pelumatan buah. Digester adalah sebuah bejana lengkap dengan lengan pengaduk, tangkai pelumat serta pemanas. Fungsi digester pada pabrik kelapa sawit adalah merajang buah, sehingga pelepasan mesocarp dan biji, serta memecah kantong minyak. Selama prosesnya, digester tidak boleh terisi terlalu penuh, karena jika volumenya terlalu penuh maka akan berpengaruh pada waktu pengadukan.

Kelapa sawit yang sudah melewati digester akan diteruskan untuk diproses di dalam screw press. Ektraksi dengan melakukan pengepressan dipengaruhi oleh jenis buah yang diolah. Serta, bergantung juga pada komposisi jenis buah. Pada proses ini, semua komponen mesin press kelapa sawit bekerja dengan maksimal dan sesuai dengan tugasnya masing-masing. Pada praktiknya, pemakaian digester harus disesuaikan dengan besarnya kapasitas screw press. Tujuannya, agar tidak terjadi perubahan masa aduk yang bias menurunkan kuantitas hilangnya minyak dalam ampas.

Perlu diperhatikan bahwa, agar proses pelumatan berjalan lama maka perhatikan volume digester agar selalu terisi penuh. Karena jika tidak terisi penuh, buah tidak akan dilumat dengan sempurna dan risiko kehilangan ampas minyak akan jauh lebih tinggi. Umumnya pengisian yang tidak sempurna seringkali terjadi saat awal pabrik dioperasikan, karena kurangnya persediaan bahan bakar. Maka tidak heran, pemeriksaan bahan bakar jadi hal penting yang harus dilakukan operator setiap waktu.

Di dalam stasiun press kelapa sawit bisa terdapat bermacam-macam jenis screw press, mulai dari screw press p5, screw press p10 dan screw press p15. Semua tergantung kebutuhan. Namun yang pasti, alat press yang paling ternama dan banyak dipakai di pabrik kelapa sawit adalah screw press. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi pemilihan screw press sebagai salah satu mesin yang banyak digunakan, yaitu:

  1. Alat ini mempunyai kapasitas yang tinggi, sehingga lebih bisa menghemat dibandingkan penggunaak Hydraulic Press pada pabrik kelapa sawit
  2. Kapasitas yang tinggi akan berpengaruh pada biaya operas per ton TBS yang jauh lebih rendah.
  3. Power atau tenaga yang digunakan untuk memeras buah pun lebih rendah
  4. Kerja operatr untuk mengoperasikan mesin juga menjadi lebih sedikit.

Menjadi andalan di pabrik kelapa sawit, maka sudah sewajarnya jika screw press parts menjadi salah satu hal yang diperhatikan. Baik dari segi perawatan maupun penggantian. Sedangkan untuk digester, komponen dari mesin ini terdiri dari komponen kecil hingga yang berukuran besar. Bagi para produsen dianjurkan untuk menyuplai komponen yang asli untuk menjamin usia dari spare part yang ada di pabrik. Hal ini berlaku baik untuk digester, maupun screw press. Kualitas dan keaslian spare part yang digunakan harus diperhatikan betul, agar tidak berpengaruh pada minyak yang dihasilkan dari proses pengolahan kelapa sawit.

Beberapa komponen yang terdapat pada mesin digester antara lain seperti outer plate, wear plate, lapisan penahan panas, as vertikal yang lengkap dengan lengan pemutar, chute, outlet pipe, base plate, steam pipe, short arm, long arm, expeller arm, shaft holder, dan masih banyak lagi. Bayangkan, jika salah satunya mengalami kerusakan dan berpengaruh pada keseluruhan mesin, bagaimana dengan hasil olahan kelapa sawit Anda?

Jika sudah menemukan spare part pabrik kelapa sawit yang rusak, maka segera cari gantinya agar bisa digunakan untuk bekerja lagi. Ingat, utamakan keaslian dan kualitas dari spare part yang Anda gunakan.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821/ 08561937055 / 0821108677322
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information