Mengenal Turbin Uap, Salah Satu Alat Penting di Pabrik Kelapa Sawit

Mengenal Turbin Uap, Salah Satu Alat Penting di Pabrik Kelapa Sawit

Kemajuan zaman yang begitu pesat terasa sangat menolong untuk orang-orang yang bekerja di pabrik. Tenaga mesin jelas membantu manusia dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Sebagai contoh, pabrik kelapa sawit yang membutuhkan peran tenaga mesin untuk membuat pekerjaan jadi lebih ringan. Salah satu mesin yang berperan penting di pabrik kelapa sawit adalah turbin uap.

Turbin pks memiliki banyak nilai guna. Tugas utamanya adalah menggerakkan generator listrik daan untuk membangkitkan daya hingga tenaganya dapat disalurkan kepada mesin lain. Keuntungan dari penggunaan turbin uap adalah nilai ekonominya yang cukup tinggi. Uap di sini tidak berperan penuh, artinya tidak produktif sebagai bahan bakarnya.

Salah satu mesin yang penting adalah turbin uap shinko pabrik sawit. Shinko adalah pabrik asli Jepang yang memproduksi peralatan untuk industri minyak, power plants, perusahaan gula, dan masih banyak lagi. Umumnya, yang banyak digunakan adalah turbin uap shinko rb4m dan turbin uap shinko rb5m. Keduanya sama-sama sudah melewati uji coba di pabrik Shinko yang ada di Malaysia. Urusan kualitas, kamu nggak perlu meragukan.

Semua produk dari Shinko IND, Ltd sudah memenuhi standart yang ditetapkan, dan setiap model turbin uap memiliki kapasitas pengeluaran sebesar 30.000 kW dalam 12 tahap. Kamu bisa menentukan sendiri, mesin mana yang kamu butuhkan. Beberapa jenis mesin memiliki kualifikasi dan tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilih saja sesuai kebutuhan.

Kembali membicarakan tentang turbin uap. Mesin yang tergolong penting dalam pabrik kelapa sawit ini dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

  • Berdasar segi tekanan akhir uap dibagi menjadi turbin tekanan lawan dan turbin kondensasi
  • Berdasar aliran uap, turbin uap dibagi menjadi turbin aksial, turbin radial dan turbin tangesial
  • Berdasar azas tekanan uap, turbin uap dibagi menjadi turbin implus dan turbin reaksi
  • Berdasar pembentukan tingkat uap, turbin uap dibagi menjadi turbin tekanan bertingkat dan turbin kecepatan bertingkat
  • Berdasar aliran uap dan casingnya, turbin uap dibagi menjadi turbin reheat dan non heat, turbin ekstraksi dan non ekstraksi, serta turbin single casing dan multi casing
  • Berdasar exhaust flow, turbin uap dibagi menjadi single flow dan multi flow

Selanjutnya, ada beberapa komponen utama yang berperan membentuk turbin uap. Tanpa adanya komponen-komponen ini, turbin uap tidak akan berfungsi sebagai mesin yang menjalankan tugas dan fungsinya. Lalu apa saja komponen-komponen utama yang membentuk turbin uap?

  1. Turbin. Jenis yang dipakai adalah turbin uap. Dengan media utama uap air, turbin ini mengubah energi panas menjadi listrik
  2. Pompa air. Fungsinya menciptakan tekanan pada air dan juga mengalirkan menuju boiler
  3. Kondensor. Berfungsi untuk mengubah uap menjadi air
  4. Dearator. Bagian ini akan menghilangkan O2 dan gas lain yang ikut larut dala air pengisi

Turbin uap yang ada di pabrik kelapa sawit atau steam turbin pabrik sawit tidak bisa dijalankan oleh sembarang orang. Uap yang mempunyai tekanan tinggi juga cukup berbahaya, karena uap bertekanan tinggi ini akan diubah temperaturya oleh kondensor. Perubahan suhu dari tinggi ke rendah ini mengubah uap menjadi air dan dipompa kembali ke boiler. Jika sampai boiler tidak berjalan dengan baik, maka bukan tidak mungkin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Harga turbin kelapa sawit tentu tergantung jenis, merek, dan juga kualitas yang dihasilkan. Makin bagus kualitasnya, makin mahal harganya. Namun dengan pemakaian yang benar dan perawatan yang benar, mesin akan bertahan lama dan tidak mudah rusak dan membuatmu rugi.

Biogas dan Biomassa, Apakah Keduanya Berbeda Atau Justru Sama?

Biogas dan Biomassa, Apakah Keduanya Berbeda Atau Justru Sama?

Sudah saatnya kita berhenti menutup mata. Harus disadari bahwa energi dari minyak bumi dan batu bara secara besar-besaran akan membuat pemanasan global terjadi. Efek rumah kaca jadi imbasnya dan sudah bisa kita rasakan bersama. Kini, bukan hanya Indonesia namun sudah ada banyak Negara yang mulai beralih ke energi terbarukan (renewable energy). Biomassa menjadi sebuah nama yang tidak dapat dipisahkan dari renewable energy, karena menjadi contoh nyata yang bisa kita jumpai di kehidupan sehari-hari.

Cara menghasilkan energi biomassa adalah dengan mengkonversi bahan biologis seperti tanaman, hewan, dan mikroorganisme. Biomassa pertama berasal dari tumbuh-tumbuhan yang bisa memberikan energi dalam jumlah besar untuk banyak keperluan. Selain itu juga ada kesinambungan yang terjadi antara hewan, tumbuhan dan mikroorganisme. Contohnya adalah saat hewan tidak mengkonsumsi tumbuhan, maka tumbuhan akan dipecah oleh mikroorganisme dan melepas karbon dioksida kembali ke atmosfer.

Sedangkan biogas adalah gas yang dihasilkan dari fermentasi anaerobik yang diambil dari bahan organik. Bahan-bahan ini terdiri dari kotoran hewan dan manusia yang termasuk bahan dasar. Komposisinya pun lebih bervariasi. Biomassa diperoleh dari sumber energi yang bisa diproduksi lagi, seperti kayu dan limbahnya. Singkatnya, semakin banyak pohon-pohon maka semakin banyak sumber energi yang dihasilkan. Berikut beberapa sumber energi biogas yang bisa ditemukan dengan mudah.

  • Tanaman energi. Beberapa tanaman sumber energi adalah jagung, kedelai, dan gandum. Tanaman ini diproduksi dalam skala besar dan akan menghasilkan butanol, etanol, metanol, biodiesel dan propanol
  • Limbah pertanian. Bentuk dari limbah pertanian ini adalah jerami, ampas tebu, serta kotoran ternak dan unggas

Dari penjabaran di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa ada persamaan biogas dan biomassa yang dapat kita temui. Keduanya menggunakan tanaman sebagai sumber energi dan kini mulai menjadi harapan hidup orang banyak. Baik biogas maupun biomassa pun tidak membahayakan lingkungan sekitar dan banyak disebut cukup ramah lingkungan, sehingga tidak heran membuat banyak orang tertarik untuk berpindah dan memanfaatkan keduanya.

Indonesia memiliki potensi sumber daya biomassa dan limbah yang besar. Jika potensi ini dimanfaatkan dengan maksimal, maka bukan tidak mungkin generasi mendatang akan merasakan sisi baiknya. Serta, Indonesia lebih mandiri dan hebat dari kacamata sumber energi dan bahan kimia.

Masa Depan Indonesia Ada Pada Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

Masa Depan Indonesia Ada Pada Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

Dulu, kita bisa menganggap bahwa segala macam energi di muka bumi ini tidak akan ada habisnya. Namun ternyata seiring berjalannya waktu hal ini salah. Hal ini ditunjukkan dengan semakin mahalnya gas LPG yang dijual di pasaran. Bumi semakin menua, dan kita turut merasakan imbasnya. Akhirnya, mau tidak mau kita harus beralih ke energi yang dapat diperbaharui.

Limbah pabrik kelapa sawit atau biomassa masuk ke dalam kategori pembangkit listrik energi terbarukan. Potensi energi dari biomassa sendiri besarnya bisa mencapai 50.000 MW, namun yang dimanfaatkan bahkan belum mencapai setengahnya. Energi terbarukan dari limbah sawit ini tidak dapat dielakkan, mengingat jumlahnya sendiri yang cukup melimpah.

Jika dihitung secara kasar, limbah yang dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit di Indonesia mampu memenuhi kebutuhan gas satu milyar kepala keluarga dalam kurun waktu satu tahun. Tentu bukan jumlah yang sedikit. Namun mengapa energi terbarukan dari limbah pabrik kelapa sawit seolah tidak diketahui oleh pihak-pihak terkait? Apakah ada yang salah dengan sistem pabrik kelapa sawit di Indonesia?

Gas Metan yang menjadi unsur utama biogas sebenarnya sudah dimanfaatkan sejak dulu. Namun memang, tidak semua masyarakat ikut menggunakannya. Masyarakat umumnya lebih mengenal biogas dihasilkan dari ternak atau kotoran manusia saja, dan bukan dari biomassa lain. Pembakaran gas metan akan menghasilkan karbon dioksida dan air, yang artinya sama seperti gas yang dikeluarkan oleh manusia. Itulah mengapa, biogas lebih ramah lingkungan dibandingkan BBM yang menimbulkan polusi.

Biogas dihasilkan dari pabrik kelapa sawit dari proses perombakan senyawa organik. Sifatnya yang renewable dan lebih ramah lingkungan dapat memberi banyak keutungan. Namun yang paling dirasakan adalah jumlahnya yang melimpah, suplai energi yang terpenuhi, dan pencemaran lingkungan yang minim. Memang tidak salah, jika biogas disebut sebagai energi hijau dari limbah pks.

Bicara mengenai kuantitas, limbah pabrik kelapa sawit bisa mencapai angka yang cukup fantastis dari hasil limbah padat dan cair. Bahkan, jumlah ini adalah yang terbesar dari kegiatan industri. Dengan mengubah seluruh limbah menjadi biogas, maka akan sangat menguntungkan. Meski proses pengolahan bisa berlangsung alami, namun ada baiknya tetap diolah menggunakan mesin agar tidak memakan waktu lama.

Lihatlah Jerman, negara satu ini sudah beralih menggunakan energi biogas, dengan memproduksi kendaraan berbahan bakar biogas. Kendaraan ini pun digunakan oleh masyarakat sehari-hari dan terbukti sangat mengurangi emisi bahan bakar. Bayangkan jika hal ini dilakukan di Indonesia, Negara yang mempunyai banyak kelapa sawit sebagai hasil bumi. Energi hijau dari limbah pabrik sawit harus dimanfaatkan secara maksimal untuk seluruh masyarakat.

Harga LPG yang semakin melambung mungkin hanya efek sederhana, namun semoga tidak disepelekan. Pembangkit listrik energi terbarukan jadi jawaban. Alam telah menyediakan semuanya, saatnya menjadi manusia bijak untuk menggunakan semua sumber alam yang telah ada.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821/ 08561937055 / 0821108677322
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information