Melihat Prospek Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Sawit di Indonesia

Melihat Prospek Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Sawit di Indonesia

Indonesia memang dikenal dengan hasil alam yang melimpah ruah. Sebut saja kelapa sawit, yang juga menjadi komoditi terbesar di beberapa daerah di Indonesia. Jadi jangan heran jika di daerah Kalimantan dan Sumatera ada banyak pabrik kelapa sawit yang bermunculan. Hasilnya, tentu akan dijumpai banyak limbah yang membahayakan lingkungan sekitar.

Beruntungnya, kini limbah juga dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga biomassa sawit. Bahkan sebuah penelitian merujuk kepada hasil yang cukup mengejutkan. Yaitu adanya potensi dari cangkang sawit yang muncul dan dianggap sebagai bahan alternatif yang mampu gantikan BBM. Fakta di lapangan, pemerintah bisa menghabiskan hampir 6 juta kiloliter solar tiap tahun untuk kebutuhan listrik saja. Tentu bukan kabar yang menggembirakan.

Limbah kelapa sawit dibagi menjadi dua, yaitu limbah padat dan limbah cair. Jika tandan buah kosong tidak bisa dimanfaatkan karena kadar airnya yang tinggi, limbah padat lain seperti serabut dan cangkang dapat dimanfaatkan. Tandan buah kosong yang sudah kering bisa dipakai untuk pembakaran awal, sebelum limbah serabut muncul. akhirnya muncul pembangkit listrik limbah sawit yang bisa digunakan untuk menjalankan combined heat and powet dan menghasilkan uap untuk pabrik minyak kelapa sawit.

Setelah kita mendengar adanya pembangkit listrik dari limbah sawit dan pembangkit listrik dari tandan kosong sawit, saatnya kini kita mengalihkan perhatian kepada cangkang sawit. Meski banyak yang belum tahu dan familiar dengan cangkang sawit, perlu diketahui bahwa kelapa sawit menjadi salah satu hasil alam yang 'diagungkan' karena punya nilai ekonomi yang cukup tinggi. Hamparan perkebunan kelapa sawit mudah ditemui di Indonesia, dan alasan ini menjadi alasan utama untuk membuat pembangkit listrik dari cangkang sawit.

Kebutuhan akan cangkang sawit sebagai bahan bakar Pabrik Kelapa Sawit bisa disebut surplus. Harga ini sendiri ditentukan dari kualitas cangkang sawit, walaupun secara kasat mata harganya jauh lebih murah dibandingkan solar. Indonesia sendiri sudah memiliki PLTU yang memanfaatkan biomassa sebagai bahan bakar. Tidak berhenti sampai sini, karena daya listrik yang dihasilkan cukup banyak dan berlebih.

Namun hal ini seakan menjadi sesuatu yang cukup ironis jika beberapa daerah, terutama di Sumatera mengalami krisis pasokan listrik. Melimpahnya persediaan cangkang sawit seharusnya membuat bahan ini dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau. Sangat disayangkan jika sampai cangkang sawit tidak dimanfaatkan untuk sumber energi alternatif yang potensial dan menjanjikan.

Kelapa sawit memang buah yang multi manfaat. Bukan hanya dagingnya yang diincar untuk diolah menjadi minyak, namun hampir semua bagiannya bisa dimanfaatkan. Termasuk fiber (serat) yang ternyata juga bisa dijadikan pembangkit listrik dari fiber sawit. Jika dihitung secara sempurna, tentu semua jumlah yang dihasilkan mampu membawa dampak yang besar dan potensial bagi kondisi Indonesia.

Indonesia kaya, ada banyak hasil alam yang menjanjikan dan mampu memakmurkan rakyatnya. Semoga pemerintah senantiasa melihat kesempatan dari beragam keadaan dan sumber daya yang dihasilkan Ibu Pertiwi, demi kesejahteraan seluruh penduduknya.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821/ 08561937055 / 0821108677322
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information