Ini Cara Penurunan Oil Losses di Sludge Separator

Ini Cara Penurunan Oil Losses di Sludge Separator

Kw: sludge centrifuge pabrik sawit, sludge centrifuge operation, losses sludge separator, cara perawatan centrifuge

Sludge centrifuge pabrik sawit bekerja sebagai alat untuk pengutipan kembali kandungan minyak kelapa sawit yang masih ada dalam sludge under flow. Dalam proses kerjanya, akan ada minyak yang hilang selama proses. Hal ini memang bisa diminimalisir dengan penggunaan alat dengan kualitas terbaik, namun tidak semua perusahaan kelapa sawit mempunyai mesin dengan kualitas apik. Padahal, minyak yang hilang dalam jumlah banyak akan membawa kerugian yang besar bagi perusahaan.

Selain memeriksa keadaan mesin, cara perawatan centrifudge harus dipastikan benar agar sesuai dan bisa memaksimalkan kinerjanya. Sludge centrifuge operation akan menemui cukup banyak hambatan selama proses kerjanya berlangsung. Hambatan ini menjadi penyebab utama hilangnya minyak atau losses sludge separator. Anda harus mengenali semua hal yang menjadi penyebabnya, agar mampu mengantisipasi serta menekan losses sludge separator.

  1. Pada sludge separator ada sebuah komponen yang bernama nozzle. Komponen ini harus dipilih yang terbaik, berdasarkan mutunya. Jika perhatian Anda terlewat dan membiarkan nozzle sludge separator dalam keadaan aus, maka bisa dipastikan akan membuat minyak yang hilang semakin banyak
  2. Temperatur feeding terlalu rendah. Jika ada di suhu yang terlalu rendah, proses pemisahan minyak dan air yang disebabkan emulsi akan sulit dilakukan. Minimal, suhu yang dibutuhkan adalah 70 deg Celcius. Semakin tinggi temperatur akan semakin baik untuk proses pemisahan ini. Tapi, tetap harus dibatasi oleh kandungan Carotene dan Dobi yang bisa rusak jika suhu terlalu tinggi dan menyentuh anfka 110 deg Celcius. Serta, tekanan kerja dalam proses hanya 3-3,5 bar di mana temperatur optimalnya pada diagram moleh 95 deg Celcius
  3. Kandungan minyak terlalu berlebih. Batasnya maksimal adalah 5% dari Underflow Continous Clarifier Tank (CCT). Jika ini terjadi, maka Anda harus segera memperbaiki performa Continous Clarifier Tank
  4. Kekentalan sludge. Kekentalan sludge tergambar dari kandungan moisture dari struktur sludge di centrifuge. Moisture harus diupayakan agar ada di kondisi lebih kurang 30-40% dan harus disesuaikan dengan karakter sludge di pabrik. Percobaan di awal patut dilakukan untuk menyesuaikan kondisi sludge yang ada. Jika terlalu rendah, sludge akan begitu kental dan sulit dipisahkan di separator, dan bila terlalu tinggi akibat volume limbah bertambah pun juga tidak baik. Harus pas dan sesuai 
  5. Emulsi. Penyebabnya adalah surfaktan, yaitu molekul yang bisa mengikat dua molekul berbeda. Surfaktan mampu mengikat air dan juga minyak secara bersamaan, sehingga diperlukan pencegahan agar tidak sampai molekul ini masuk saat proses produksi. Surfaktan bisa bersumber pada deterjen atau abu janjang, tanah lempung dan juga kotoran dari TBS. Deterjen bisa masuk saat proses pembersihan pabrik. Sebagai saran, pencucian lantai pabrik harus mengupayakan air cucian jangan sampai masuk ke sludge pit atau condesate pit. Apabila TBS dari kebun kotor, sebisa mungkin pastikan kisi-kisi loading ramp mampu memperkecil kotoran yang masuk ke pabrik.

HEAD OFFICE

PT. KHARISMAPRATAMA ABADISEJATINDO
Address : Jln. Kompleks Bumi Sunggal Blok C/E no 7, Medan – North Sumatera, Indonesia
Telephone : +62 61 8469822 - 8469806 - 8472878 Fax : +62 61 8469790
Email : sales.medan@kharisma-sawit.com; sparepart.medan@kharisma-sawit.com

JAKARTA REPRESENTATIVE

Telephone : +62-21-6332821/ 08561937055 / 0821108677322
Fax : +62-21-6345859
Email : sales.jakarta@kharisma-sawit.com
sparepart.jakarta@kharisma-sawit.com

For Information of Our product & Newsletter, please fill in below information